{"id":19,"date":"2026-05-08T12:52:52","date_gmt":"2026-05-08T12:52:52","guid":{"rendered":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/?p=19"},"modified":"2026-05-08T12:52:52","modified_gmt":"2026-05-08T12:52:52","slug":"kompany-soroti-keputusan-wasit-usai-bayern-tersingkir-dari-liga-champions","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/?p=19","title":{"rendered":"Kompany Soroti Keputusan Wasit Usai Bayern Tersingkir dari Liga Champions"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-20\" srcset=\"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg-1024x576.webp 1024w, https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg-300x169.webp 300w, https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg-768x432.webp 768w, https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg-1536x864.webp 1536w, https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/imago1077114145.jpg.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pelatih FC Bayern Munich, Vincent Kompany, menilai pertandingan semifinal UEFA Champions League melawan Paris Saint-Germain F.C. berlangsung sangat ketat dan ditentukan oleh detail-detail kecil. Bayern harus mengakhiri langkah mereka setelah kalah agregat 6-5 dalam duel dua leg yang penuh tensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pertandingan leg kedua yang digelar di Allianz Arena pada Rabu (6\/5\/2026), Bayern hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSG. Hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah sebelumnya kalah 5-4 pada leg pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Usai pertandingan, Kompany menyoroti sejumlah keputusan wasit yang menurutnya cukup berpengaruh terhadap jalannya laga. Salah satu momen yang paling disorot terjadi ketika pemain PSG diduga melakukan handball di area terlarang, namun wasit memilih untuk tidak memberikan penalti kepada Bayern.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Kompany, insiden tersebut menjadi salah satu kerugian besar bagi timnya karena bisa saja mengubah arah pertandingan. Ia menilai situasi seperti itu seharusnya mendapat perhatian lebih, mengingat laga berlangsung dalam level kompetisi tertinggi Eropa dengan tekanan yang sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami bermain dalam pertandingan yang sangat ketat. Detail kecil menentukan hasil akhirnya. Ada beberapa keputusan yang menurut saya sangat penting, termasuk momen handball yang tidak dianggap pelanggaran,\u201d ujar Kompany dalam konferensi pers usai laga.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski kecewa dengan keputusan tersebut, pelatih asal Belgia itu tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Bayern yang dinilai sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Ia menyebut timnya menunjukkan karakter kuat dengan terus menekan hingga menit akhir demi mengejar ketertinggalan agregat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, PSG berhasil mempertahankan keunggulan agregat dan memastikan tiket menuju final Liga Champions. Klub asal Prancis tersebut tampil disiplin saat menghadapi tekanan besar dari Bayern di Allianz Arena.<\/p>\n\n\n\n<p>Kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Bayern Munchen di Eropa musim ini. Sementara kontroversi keputusan wasit dalam laga tersebut diperkirakan masih akan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p>sesi wawancara langsung dengan vincen kompany<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Vincent Kompany Soroti Keputusan Wasit Usai Bayern Munchen Gagal Lolos Final Liga Champions\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/UW3Y0Kq34HU?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih FC Bayern Munich, Vincent Kompany, menilai pertandingan semifinal UEFA Champions League melawan Paris Saint-Germain F.C. berlangsung sangat ketat dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-19","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19\/revisions\/21"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hadnan.jurnal6a.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}